Tanaman mengambang di
kolam adalah tambahan paling disukai karena mereka menyediakan penutup
permukaan, menaungi air kolam dan menyediakan tempat bagi ikan untuk kabur dari
panas matahari.
Walau begitu, daun
eceng gondok itu cantik. Belum lagi bila ketika ia berbunga. Bunganya ungu dan
menambah keindahan kolam. Salah satu cara untuk mencegah ia berkembang luas
adalah membatasinya dengan tali di sekitarnya, pasang sekitar 5 cm di atas
permukaan air. Sebelum bepergian lama, beberapa eceng gondok harus dibuang dari
kolam, jika tidak begitu pulang, eceng gondok sudah mengambil alih seluruh
permukaan kolam.
Cara menanamnya cukup
letakkan eceng gondok di atas permukaan air kolam. Tanaman ini akan menyebar
begitu saja di sana seiring waktu.
Sistem akarnya
bercabang panjang dan berat seperti ditutupi kumis hitam. Ia efektif untuk
membuang kotoran ikan dari air. Akar yang tua berwarna hitam dan muda berwarna
putih. Akarnya dapat tumbuh hingga 45 cm. Kalau dasar kolamnya lumpur dan
akarnya sudah sampai kesana, ia akan tumbuh lebih cepat lagi.
Selain itu, eceng
gondok juga mengendalikan pertumbuhan ganggang, sang pemangsa oksigen kolam.
Mereka mengurangi jumlah sinar matahari yang masuk ke kolam sehingga ganggang
sesak napas. Mereka juga menyedot nutrisi yang dibutuhkan ganggang untuk tumbuh
dengan baik.
Tapi kalau dibiarkan,
eceng gondok bisa tumbuh ke samping dan keatas juga. Ia bisa mencapai tinggi 1
meter. Anak Koi senang tinggal di daerah akarnya karena menjadi perlindungan
dari predator. Tapi karena Koi senang makan daun, koi juga memangsa eceng
gondok. Jadi, eceng gondok juga berfungsi sebagai makanan sekaligus benteng
bagi Koi, asal tidak terlalu banyak di kolam.
Sumber: http://www.faktailmiah.com/2011/04/09/eceng-gondok.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar